Hal ini dikatakan oleh Sekretaris Kementerian Negara BUMN Said Didu saat ditemui di kantor Menko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (14/7/2008).
"Garuda momentumnya lagi bagus saat ini karena sektor penerbangan lagi bagus," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jangan sampai lewat momentum belum lewat pemerintah disalahkan, semua kita siap tapi kan tunggu persetujuan DPR," ujarnya.
Hal yang sama juga terjadi untuk rencana penjualan saham-saham minoritas pemerintah. "Ini juga harus diputuskan cepat karena kan gaji terus dibayar dan sebagainya. Jangan sampai cost naik terus tapi tidak ada persetujuan DPR, jadi harus ada share tanggung jawab," tuturnya.
Pemerintah memang berencana melepas kepemilikan sahamnya di beberapa BUMN seperti Kertas Kraft Aceh dan Semen Kupang.
"Kalau ini dibiarkan industri juga mati kalau saham pemerintah dijual dan jadi swasta murni, maka industri itu selamat," jelasnya.
(dnl/qom)











































