Deputi Menko Perekonomian bidang Pertanian dan Kelautan Bayu Krisnamurthi mengatakan komoditas holtikultura ini sangat rentan terhadap gangguan baik hasil panen maupun distribusi transportasi, sehingga lonjakan harga seringkali terjadi.
"Kadang-kadang pakai surprise, kita jujur merasa kesulitan. Lompatannya terlalu besar karena tidak bisa disimpan dan distok. Kalau perencanaan baik maka harga anjlok tapi kalau sedikit meleset maka harga naik, ada gangguan sedikit di transportasi walaupun itu hanya keterlambatan truk 3-4 jam, harga di pasar induk langsung naik," paparnya ketika ditemui di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (14/7/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini menjadi tantangan kita dan selalu kita cermati, kita usahakan di lebaran nanti tidak akan terjadi gangguan," imbuhnya.
(dnl/qom)











































