Pertamina-SK Energy Berduet Lagi demi 200 Ribu Bph

Pertamina-SK Energy Berduet Lagi demi 200 Ribu Bph

- detikFinance
Selasa, 15 Jul 2008 16:35 WIB
Pertamina-SK Energy Berduet Lagi demi  200 Ribu Bph
Dumai - Pertamina dan SK Energy baru saja merampungkan pembangunan kilang Lube Base Oil dan revamping kilang Dumai. Kini mereka akan kembali berduet untuk meningkatkan kapasitas kilang Dumai.

Dirut Pertamina Ari Soemarno menjelaskan, kilang Dumai yang saat ini berkapasitas sekitar 130 ribu barel per hari (bph) akan ditingkatkan menjadi 200 ribu bph.

"Saat ini kami sedang mengkaji untuk meningkatkan kapasitas Dumai dari saat ini 130 ribu bph menjadi 200 ribu bph. Dan rencananya kita akan melakukannya denga SK Energy juga," ujarnya dalam keterangan pers di Kilang Dumai, Pekanbaru, Selasa (15/7/2008).

Ia menambahkan, Pertamina ingin agar kompleksitas kilang ini bisa ditingkatkan sehingga bisa bersaing dengan kilang-kilang berstandar internasional.

Hanya saja Ari belum menyatakan kapan rencana itu akan dilakukan dan berapa dana yang dibutuhkan. "Masih kita hitung-hitung," ujarnya.

Hal yang akan menjadi pertimbangan adalah masalah pasokan minyak mentahnya. Saat ini Dumai mendapat pasokan minyak mentah dari lapangan Minas dan Duri. Tapi produksi kedua lapangan tersebut terus menurun sehingga Pertamina harus mencari penggantinya.

"Selain itu kita juga harus membangun terminal penerima karena selama ini minyak dari Minas dan Duri dikirim dengan pipa. Jadi bagaimana mengkonversi agar terminal pengirimnya juga bisa sebagai penerima," katanya.

Kerjasama Pertamina dan SK Energy terbilang cukup banyak. Selain dalam hal pembangunan kilang, keduanya juga membuat merek oli bersama yaitu Zipex.

Zipex merupakan merek dagang gabungan kedua perusahaan yang khusus untuk pasar ekspor. Saat ini Zipex dipasarkan di Pakistan, dan dalam 2-3 bulan mendatang akan menembus Uni Emirat Arab, Afrika, dan Rusia.

"Sekarang kita sedang cari partner untuk menembus kesana," ujar Deputi Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Hanung Budya dalam kesempatan yang sama.

Dan hari ini, Pertamina dan SK Energy baru saja meresmikan beroperasinya kilang Lube Base Oil (LBO) yang memproduksi bahan baku pembuat oli. LBO ini sudah dikirim ke Jakarta dan sebagian juga diekspor ke Korea, Eropa dan AS.

Kedepannya, selain bekerjasama dalam peningkatan kapasitas kilang Dumai, keduanya juga akan berduet di revamping Cilacap dan pembangunan fasilitas elpiji di Jawa.

"Karena konsumsi elpiji terus naik, kita akan bangun dua tangki pendingin elpiji di Jawa. Salah satunya bekerjasama dengan SK," kata Ari.

(lih/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads