Dirut Pertamina Ari Soemarno menjelaskan, bagi hasil sebesar itu bisa ditawarkan dengan asumsi harga gas sekitar US$ 10/mmbtu.
"Tapi kalau harga gasnya kurang dari itu, maka bagian pemerintah bisa naik," ujarnya disela-sela peresmian beroperasinya kilang Lube Oil Base di Dumai, Pekanbaru, Selasa (15/7/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ari menambahkan, porsi bagi hasil sebesar 40% untuk Pertamina itu menggunakan asumsi Pertamina menjadi satu-satunya kontraktor.
Padahal Pertamina mengaku tidak sanggup jika harus mengelola Natuna seorang diri. Karena pengembangan gas Natuna membutuhkan investasi dan kecanggihan tenknologi yang tinggi.
(lih/ir)











































