Cuma 17% Orang Indonesia yang Punya Jaminan Sosial

Cuma 17% Orang Indonesia yang Punya Jaminan Sosial

- detikFinance
Rabu, 16 Jul 2008 11:27 WIB
Cuma 17% Orang Indonesia yang Punya Jaminan Sosial
Jakarta - Tingkat keikutsertaan jaminan sosial orang Indonesia masih rendah. Dari total jumlah penduduk hanya 17% saja yang ikut serta dalam jaminan sosial yang mencakup jaminan hari tua, kematian, kecelakaan kerja dan pensiun.

Demikian disampaikanΒ  Direktur ILO Jakarta Alan Boulton dalam acara seminar Mewujudkan Jaminan Sosial untuk Semua: Perlukah Jamsostek Direformasi? di Hotel Le-Meredien, Jakarta, Rabu (16/7/2008).

"Hanya 17% dari masyarakat Indonesia yang terjangkau oleh jaminan sosial," ungkapnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Erman Soeparno mengatakan bahwa hingga kini hanya ada kurang lebih 38 juta pekerja formal yang telah bergabung dalam jaminan sosial. Sebesar 30 juta orang diantaranya tergabung dalam PT Jamsostek serta 63.000 orang pekerja sektor informal yang telah bergabung.

"Dari jumlah itu sebanyak 7,9 juta aktif atau 25,64% saja," kata Erman dalam sambutannya yang dibacakan oleh Direktur Persyaratan Kerja Kesejahteraan dan Analisis Diskriminasi Depnakertrans Irianto Simbolon.

Dikatakan oleh Erman bahwa hak mendapatkan jaminan sosial telah dijamin dalam UUD 45 pasal 28, dan UU No 40 tahun 2004 mengenai sistem jaminan sosial nasional.

"Sistem jaminan sosial UU 40 tahun 2004, dalam UU itu setiap penduduk berhak mendapatkan jaminan sosial, jadi tidak hanya terkait hubungan kerja," katanya.

Erman menambahkan selama ini masalah jaminan sosial, dibidangi oleh beberapa lembaga jaminan sosial yang mencakup Askes, Asabri, Taspen dan Jamsostek.

Rendahnya keikutsertaan para pekerja terhadap Jaminan sosial, tidak terlepas dari kesadaran pekerja dan kalangan pengusaha terutama dalam melihat sejauh mana pentingnya bergabung dalam jaminan sosial.

"Fungsi pemerintah melakukan enforcement terhadap perusahaan yang tidak menyertakan karyawannya," kata Irianto.

(hen/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads