"Kampanye saya perkirakan akan menambah kuota. Karena kendaraan motor banyak dipakai, pasti naik sekitar 10% dari kuota daerah," kata Anggota Komite BPH Migas Adi Subagyo disela-sela Porseni Departemen ESDM, Jakarta, Jumat (17/7/2008).
Sebagai langkah pengawasannya, BPH Migas akan bekerjasama dengan polisi dan Pertamina. Hanya saja kesulitannya, sampai sekarang tidak ada larangan yang jelas untuk pembatasan konsumsi BBM.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
BBM Eceran
Adi juga menambahkan, BPH Migas akan memperketat penjualan BBM bersubsidi secara eceran diluar SPBU. Menurutnya, penjualan secara bebas tersebut melanggar peraturan.
"Yang harus diperhatikan, kalau ada yang menjual eceran. Padahal harga eceran kan nggak diatur. Harusnya nggak boleh, tapi orang malah ngantri beli. BBM subsidi nggak boleh dijual belikan di luar SPBU. Tapi saat ini hanya himbauan, karena aturannya belum jelas," katanya. (lih/qom)











































