Harga minyak mentah merosot karena investor cemas akan pertumbuhan ekonomi global terutama AS yang bisa mengakibatkan lambatnya permintaan terhadap minyak dunia. Namun tak ada yang bisa menjamin apakah saat ini tren harga minyak mentah mulai turun.  Â
Pada penutupan perdagangan Jumat waktu AS (18/7/2008) harga minyak di New York jenis light sweet untuk pengiriman Agustus turun 41 sen menjadi US$ 128,88 per barel. Harga minyak di New York pekan ini telah turun US$ 15 sejak Selasa 15 Juli 2008.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kecemasan pelaku pasar meningkat karena pertumbuhan ekonomi AS yang lesu disisi lain konflik yang terjadi antara negara barat dan Iran tentang program nuklirnya juga menjadi perhatian," kata Mike Fitzpatrick, analis dari MF Global seperti dilansir dari AFP, Sabtu (19/7/2008).
Investor sedikit demi sedikit mulai meninggalkan pasar minyak karena dampak pelemahan ekonomi dunia, meski untuk jangka panjang pasar minyak masih tetap masuk dalam radar investasi.
Harga minyak pernah mencatat rekor tertinggi di level US$ 147 pada pekan lalu. Namun harga minyak mulai menyusut setelah keluarnya data melemahnya konsumsi BBM di AS yang membuat cadangannya meningkat. (ir/ir)










































