"Pertumbuhan ekonomi kita akan meningkat dan pada 2011 akan jauh lebih baik dari negara-negara Asia," ujarnya sambutan di acara Musyawarah Nasional ke-13 Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Grand Hyatt, Nusa Dua, Bali, Minggu (20/7/2008).
Menurut Kalla, Indonesia harusnya bersyukur karena tidak mengalami krisis pangan, tidak mengimpor beras, gula, ataupun jagung. Meskipun ia mengaku mahalnya harga minyak goreng di pasaran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ekonomi di LuarJawa
Pada kesempatan ini ia juga menyatakan, kekuatan ekonomi di luar Jawa kini bisa dikatakan telah mengalahkan pilar-pilar ekonomi yang berada di Jawa. Lambang kemiskinan kini justru melekat di kota-kota besar seperti Jakarta.
Menurutnya, pertumbuhan ekonomi di luar Jawa ini terlihat dari meningkatnya penjualan motor, mobil dan alat-alat elektronik.
"Kehidupan eknonmi di Indonesia sudah merata. Bahkan kekuatan ekonomi lebih besar di luar Jawa. Ini terlihat dari peningkatan penjualan motor atau mobil, dan alat elektronik di daerah-daerah," ujarnya.
Ia bahkan menegaskan, dengan pesatnya pertumbuhan daerah, simbol-simbol kemiskinan kini hanya tertinggal di kota-kota besar seperti Jakarta.
"Lambang kemiskinan hanya ada di kota bear seperti Jakarta. Saya tidak melihatnya di daerah yang saya kunjungi. Di tempat lain tidak ada yang seperti itu," ujarnya. (lih/lih)










































