Penerimaan Negara Tambah Rp 200 Triliun di 2010

Penerimaan Negara Tambah Rp 200 Triliun di 2010

- detikFinance
Minggu, 20 Jul 2008 16:31 WIB
Penerimaan Negara Tambah Rp 200 Triliun di 2010
Jakarta - Pemerintah yakin penerimaan negara akan bertambah Rp 200 triliun pada 2010. Penghematan energi merupakan sumber yang paling signifikan untuk menebalkan kantong anggaran pemerintah.

Demikian disampaikan Wapres Jusuf Kalla dalam sambutan Musyawarah  Nasional Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) ke-13 di Grand Hyatt, Nusa Dua, Bali, Minggu (20/7/2008).

"Tambahan penerimaan itu berasal dari penghematan energi yang kita lakukan sekarang ini," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat ini pemerintah memang tengah giat-giatnya melakukan penghematan energi. Sebut saja program konversi minyak tanah ke elpiji yang dilakukan dengan membagikan kompor dan tabung elpiji secara gratis.

Lalu ada juga program percepatan pembangunan pembangkit listrik batubara 10.000 MW yang dilakukan untuk mengurangi porsi pemakaian BBM sebagai bahan bakar pembangkit.

Program penghematan, lanjut Kalla, menjadi penting karena 40-45 persen anggaran negara tahun ini yang mencapai Rp 1.000 triliun digunakan untuk menutupi kebutuhan subsidi BBM dan listrik, pangan, dan cicilan utang serta bunganya.

Sehingga dengan adanya penghematan energi, maka diharapkan ada dana yang tersisa untuk investasi dan pembangunan infrastruktur di dalam negeri. Dengan begitu, bisa mendongkrak ekonomi Indonesia yang diprediksi akan melesat pada 2011.

"Tahun 2011, kita optimis pertumbuhan ekonomi akan melesat menjadi 9% dan Indonesia akan menjadi negara yang lebih terhormat di Asia," katanya.

(lih/lih)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads