Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro mengatakan, pemerintah masih mempertimbangkan kelanjutan badan khusus sebagai kelanjutan dari tim BBN.
"Prinsipnya selama dua tahun, timnya pak Hilal (Ketua Timnas BBN) sudah melaksanakan tugas, membuat blue print, regulasi, berarti kita tinggal melaksanakan saja, yang melaksanakan kita semua. Jadi jangan sampai kembali lagi ke pemerintah karena ini bisa berhasil jika dilakukan dengan total," ujar Purnomo di Departemen ESDM, Senin (21/7/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi masalahnya di tingkat kita apa yang dilakukan, apakah membentuk tim monitoring, atau tim pembina dan sebagainya. Saya belum bisa mengusulkan itu, saya masih tunggu proses," katanya.
Purnomo menambahkan, dari sisi investasi kinerja tim memberikan hasil yang lumayan besar. Bahkan dari kapasitas terpasang untuk biodiesel dan bioethanol sudah mencapai 2 juta kiloliter selama satu tahun atau ekivalen 40 ribu barel minyak perhari.
"Saya kira sudah mencapai diatas US$ 1 miliar atau kira-kira Rp 10 triliun," tambahnya. (hen/qom)











































