Pengusaha Yogya Minta Pengalihan Jam Kerja Ditunda

Pengusaha Yogya Minta Pengalihan Jam Kerja Ditunda

- detikFinance
Selasa, 22 Jul 2008 16:10 WIB
Pengusaha Yogya Minta Pengalihan Jam Kerja Ditunda
Yogyakarta - Sejumlah pengusaha di Provinsi DIY Yogyakarta meminta pemberlakuan pengalihan jam kerja industri ditunda. Pengalihan jam kerja pada hari Sabtu dan Minggu seperti yang tercantum dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) yang ditandatangani lima menteri itu dirasakan belum bisa efektif berlaku di beberapa industri Yogyakarta.

Hal itu diungkapkan oleh Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X kepada wartawan di kantor Kepatihan Jl Malioboro Yogyakarta, Selasa (22/7/2008).

"Meski surat edaran pengalihan jam kerja industri telah ditandatangani, tapi ada beberapa perusahaan yang meminta pengunduran," kata Sultan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sultan mengatakan surat edaran memang sudah dikirim ke beberapa perusahaan di wilayah Kota Yogyakarta, Bantul dan Sleman,Β  namun hal itu tetap tidak bisa dipaksakan. Sebab perusahaan-perusahan tersebut saat ini tengah berhitung dan mengkaji ulang berkaitan kegiatan produksi dan kesepakatan dengan karyawannya.

"Industri perlu waktu untuk berhitung ulang. Mereka itu butuh waktu sehingga tidak bisa cepat dilaksanakan," katanya.

Menurut Sultan, selain masalah kerja lembur pihak perusahaan sekarang ini mulai menghitung apakah dengan pengalihan jam kerja itu akan mendatangkan keuntungan atau tidak.

"Tiap perusahaan atau industri nantinya akan berbeda-beda menyikapinya. Tentu ada yang mau tapi ada pula yang menolak karena tergantung efektifitas dan perhitungan untung-rugi," pungkas Sultan.

(bgs/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads