Biaya Proyek Naik, Kadin Undang KPK

Biaya Proyek Naik, Kadin Undang KPK

- detikFinance
Jumat, 25 Jul 2008 13:34 WIB
Biaya Proyek Naik, Kadin Undang KPK
Jakarta - Kenaikan harga bahan baku baja hingga 50 persen telah menaikkan biaya kontrak proyek pembangunan pemerintah yang dikerjakan para pengusaha.

Karena biaya proyek menggelembung, pejabat pemerintah menjadi takut untuk melaksanakan proyek karena takut dituding korupsi.

Untuk mengatasi hal ini Kadin (Kamar Dagang Indonesia) akan mengundang KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) untuk berkonsultasi mengenai eskalasi atau kenaikan harga bahan baku konstruksi yang saat ini meningkat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal tersebut disampaikan Ketua Kadin MS Hidayat usai menghadiri acara sosialisasi Sunset Policy di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (25/7/2008).

"Minggu depan kami undang pimpinan KPK, karena kita juga ada masalah eskalasi harga perusahaan konstruksi karena masalah kenaikan BBM ini kenaikan baja lebih dari 50%. Itu yang menjadi masalah dengan kontrak mereka tapi tidak ada satu pun penyelenggaran proyek yang berani membawa-bawakan, pada ngelirik ke KPK, jadi saya ambil inisiatif undang pimpinan KPK untuk berdiskusi," tuturnya.

Pertemuan itu rencananya akan diadakan tanggal 5 Agustus 2008 ini. Hidayat mengatakan saat ini kenaikan baja sampai lebih dari 50 persen, dan itu akan mempengaruhi harga kontrak proyek-proyek.

"Sekarang dengan kondisi yang normal, kita akan lakukan instalasi di beberapa sektor, konstruksi, yang mempunyai proyek besar yang menggunakan elemen-elemen baja, besi, kenaikannya melambung tinggi mereka dilema, mereka kan kalau meneruskan rugi, atau meneruskan dari kontrak semua dibicarakan dengan pemerintah karena situasi banyak penyelenggara proyek kita tidak mau ambil inisiatif," paparnya.

(dnl/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads