Pengusaha Tak Bayar Uang Lembur

Pengusaha Tak Bayar Uang Lembur

- detikFinance
Jumat, 25 Jul 2008 14:50 WIB
Pengusaha Tak Bayar Uang Lembur
Jakarta - Pengusaha tidak akan merogoh koceknya untuk mengeluarkan biaya lembur bagi pekerja yang masuk di hari Sabtu dan Minggu. Pengusaha sudah menyiapkan pengganti hari libur bagi pekerja yang masuk di akhir pekan itu.

Demikian disampaikan oleh Ketua Apindo (Asosiasi Pengusaha Indonesia) Sofjan Wanandi usai acara Kampanye Sunset Policy di Kantor Direktorat Jenderal Pajak, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (25/7/2008).

"Kita tidak bayar lembur karena kita atur lemburnya di hari lain. Artinya dia liburnya hari lain," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sofjan juga mengatakan meskipun tidak ada Surat Edaran dari Menteri Tenaga Kerja terkait dengan jadwal kerja yang bergeser ini, pengusaha sudah menyiapkan mekanisme pergeseran jam kerja tersebut.

"Katanya (surat edaran) lagi disiapkan menterinya. Saya harapkan sebelum 30-31 Juli keluar. Tapi kalau tidak ada pun, kita sudah bicara dengan serikat pekerja dalam perusahaan masing-masing dan sebgaian besar tidak ada masalah," ujarnya.

Tolak Kenaikan Listrik Industri


Dia mengatakan, dirinya tidak menyetujui adanya rencana mengenai kenaikan tarif listrik bagi industri pada saat ini.

"Saya tidak setuju adanya kenaikan listrik sementara ini. Jangan dinaikkan karena kita mesti lihat apakah SKB ini jalan atau tidak sekarang ini. Biayanya berapa kita belum tahu karena ini mau diterapkan bulan depan," ujarnya.

(dnl/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads