Hal tersebut disampaikan Ketua BPKΒ anwar Nasution dalam Pidatonya di Pembukaan Rapat Kerja Semester II-2008 di Kantor Pusat BPK, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (25/7/2008).
"Dalam melakukan audit BOS ini kita akan bekerjasama dengan Bank Dunia yang menyediakan pembiayaan BOS dalam APBN," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
BPK mulai semester II-2008 ini juga akan fokus pada pemeriksaan di sektor migas, pertambangan batubara.
"Untuk migas pemeriksaan ditekankan pada penilaian kewajaran harga jual LHG, dan penilaian atas kewajaran dan pengendalian proses pengadaan minyak mentah dan produk BBM, serta penilaian atas pelaksanaan kontrak PSC atas perhitungan bagi hasil yang meliputi lifting dan cost recovery," tuturnya.
Sementara pemeriksaan pengelolaan pertambangan batubara, Anwar mengatakan pemeriksaan akan menekankan pada perhitungan PNBP (Pendapatan Negara Bukan Pajak), bagi hasil dan PAD (Pendapatan Asli Daerah) sektor pertambangan batubara.
"Selain itu juga akan dilakukan pemeriksaan terhadap kontrak-kontrak pengusahaan pertambangan batubara serta dampak kerusakan lingkungan dari pertambangan batubara," ujarnya. (dnl/ddn)











































