"Ini menunjukkan bahwa berarti Pak Syamsir (Ketua BIN) itu serius dalam memperbaiki laporan keuangannya, sebab sebelum dia masuk, laporan keuangan BIN itu disclaimer," ujar Ketua BPK Anwar Nasution.
Ia menyampaikan hal tersebut dalam jumpa pers usai membukan acara Rapat Kerja Pimpinan BPK Semester II-2008 di Kantor Pusat BPK, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (25/7/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pak Syamsir itu sungguh-sungguh dalam memperbaiki posisinya, dan persoalannya kalau Pak Syamsir bisa seperti itu, masa propinsi, kabupaten dan walikota tidak bisa," jelasnya.
Anwar juga meminta agar daerah lain juga mengikuti jejak dari Propinsi Gorontalo yang dipimpin oleh Gubernur Fadel Muhammad dimana laporan keuangannya mendapatkan opini yang sama dengan BIN.
"Padahalkan Gorontalo bukan negara kaya, dia tidak punya pertambangan, yang ada hanya jagung dan kelapa," ujarnya. (dnl/qom)











































