Minyak Melorot ke US$ 123

Minyak Melorot ke US$ 123

- detikFinance
Sabtu, 26 Jul 2008 11:31 WIB
Minyak Melorot ke US$ 123
Jakarta - Harga minyak mentah dunia kembali melorot ke level terendahnya dalam 7 pekan terakhir. Dalam dua pekan terakhir, minyak sudah turun hingga 23 dolar menyusul tingginya harga yang membantu penurunan permintaan.

Pada perdagangan Jumat (25/7/2008) di New York, minyak jenis light kembali turun 1,55 dolar ke level US$ 123,94 per barel. Harga sempat menyentuh US$ 122,50 per barel, yang merupakan terendah sejak 5 Juni. Sementara minyak jenis Brent turun hingga 1,47 dolar ke level US$ 124,97 per barel.

Konsumsi bahan bakar di AS --- yang merupakan konsumen terbesar dunia--- dan negara industri lainnya mulai turun, sehingga harga minyak mentah terus turun dari level tertingginya di US$ 147 pada 11 Juli lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Turunnya harga juga terbantu oleh penguatan dolar AS atas yen dan euro, menyusul keluarnya data-data perekonomian AS yang membuat ekspektasi kenaikan suku bunga kian menguat.

"Kenaikan permintaan barang-barang yang tahan lama telah menguatkan dolar AS dan para ahli perminyakan memperkirakan produksi OPEC meningkat. Kedua faktor itu telah membantu turunnya harga minyak," ujar Phil Flynn, analis dari Alaron Trading di Chicago seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (26/7/2008).

Ahli perminyakan memperkirakan kenaikan produksi OPEC hingga 280.000 barel per hari untuk Juli. (qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads