Preskom Meninggal, Operasional Gudang Garam Tetap Normal

Preskom Meninggal, Operasional Gudang Garam Tetap Normal

- detikFinance
Minggu, 27 Jul 2008 20:38 WIB
Preskom Meninggal, Operasional Gudang Garam Tetap Normal
Kediri - Meninggalnya Rachman Halim alias Tjoa To Hing tak menghentikan kegiatan operasional PT Gudang Garam Tbk (GGRM). Senin (28/7/2008) besok, operasional perusahaan rokok terbesar di Indonesia itu tetap akan berjalan normal kendati Presiden Komisarisnya meninggal.

Perihal normalnya aktivitas Gudang Garam disampaikan Slamet Boediono, salah satu direktur GGRM saat dikonfirmasi detiksurabaya.com melalui telepon selulernya, Minggu (27/7/2008).

"Besok karyawan tetap masuk bekerja seperti biasa. Aktifitas kerja tidak akan diliburkan," katanya, Minggu (27/7/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Slamet Boediono tidak memberikan alasan pasti, kenapa aktifitas karyawan tidak diliburkan meski perusahaan dalam keadaan berkabung. Saat ditanya apa alasan perusahaan tidak meliburkan karyawannya ditengah suasana berkabung, Slamet buru-buru menutup ponselnya dengan alasan sedang mengikuti rapat.

"Ma'af saya sedang rapat, nanti saja saya telepon balik," katanya sambil bergegas menutup telepon selulernya.

Jika benar aktifitas kerja di PT.Gudang Garam,Tbk tidak diliburkan, berarti besok lebih dari 41 ribu karyawannya akan bekerja dengan suasana duka.

Rachman Halim meninggal di usia 61 tahun, dan tepat setelah poerusahaan yang dipimpinya merayakan ulang tahun emas ke 50. pada tanggal 25 Juni 2008 yang lalu. Orang terkaya ke-6 Indonesia itu meninggal dunia setelah menderita jantung koroner dan mendapatkan perawatan intensive selama sepekan di RS Mount Elizabeth, Singapura.

Jenazah Rachman tiba dari Singapura di hanggar helikopter milik perusahaan, di Kompleks PT Gudang Garam,Tbk. Unit III. Begitu diturunkan dari helikopter yang membawanya dari Bandara Juanda Surabaya, jenazah Rahman Halim langsung dipindahkan ke dalam ambulance yang juga milik PT Gudang Garam Tbk.

Yang menarik, di dalam ambulance, sebelum akhirnya dibawa ke rumah duka jenazah terlebih dahulu dibawa berkeliling Sasana Krida Surya Kencana, yang merupakan satu dari dua gedung megah yang saat ini sedang didirikan Gudang Garam.

Β Setibanya di Kota Kediri, jenazah langsung disemayamkan di rumah duka, di Jalan Demak No.1, Kelurahan Ngadirejo, Kecamatan Kota, Kota Kediri.Β  Malam ini tampak beberapa pekerja melakukan persiapan penyambutan kedatangan jenazah dengan menata kursi dan memasang tenda.
(fat/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads