Demikian kata Presiden OPEC Chakib Khelil usai pertemuannya dengan Presiden SBY di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (29/7/2008).
"Setiap anggota dapat memutuskan untuk keluar atau masuk ke dalam OPEC dengan pertimbangan situasi dalam negeri masing-masing," ujar dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tentu saja kami berharap Indonesia dapat meneruskan peran pentingnya di masa mendatang," ujar menteri pertambangan dan energi Aljazaier itu.
Chalil membantah iuran tahunan bagi anggota terlalu besar. Baginya nilai iuran 2 juta euro adalah sangat wajar untuk organisasi sebesar itu.
"Rasanya 2 juta tidak akan terlalu bebani anggaran negara," ujarnya.
(lh/qom)











































