Biaya Sekolah dan Elpiji Sumbang Inflasi Juli

Biaya Sekolah dan Elpiji Sumbang Inflasi Juli

- detikFinance
Jumat, 01 Agu 2008 13:58 WIB
Biaya Sekolah dan Elpiji Sumbang Inflasi Juli
Jakarta - Selain kenaikan bahan makanan, biaya masuk sekolah dasar terutama sekolah swasta dan kenaikan elpiji merupakan faktor penyebab masih tingginya inflasi di bulan Juli 2008.

Demikian disampaikan Kepala BPS Rusman Heriawan dalam jumpa pers di Gedung BPS, Jalan Sutomo, Jakarta, Jumat (1/8/2008).

"Biaya sekolah dasar 9,95 naik atau hampir 10 persen. Sedangkan di perumahan masih ada kenaikan bahan bakar rumah tangga. Utamanya kenaikan elpiji yang berlaku untuk semuanya baik 3 kg dan 12 kg," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Biaya kenaikan elpiji yang harus dibayar rumah tangga naik 12,3 persen dalam bulan Juli. Rusman memberikan rekomendasi agar pemerintah membenahi distribusi elpiji.

"Kalau ada kenaikan elpiji biasanya ada persoalan distribusi sehingga suplai berkurang, agen-agen biasanya menaikkan harga. Nah ini yang perlu dibenahi," ujarnya

Sementara itu untuk kelompok bahan makanan yang mengalami kenaikan adalah daging ayam dan telur ayam ras. "Itu karena cosh push inflation karena harga bahan pakan ternak naik luar biasa sehingga," ujarnya.

Selain itu, cabe rawit yang mengalami kenaikan sekitar 40,9 persen juga menyumbang inflasi.

BPS mencatat laju inflasi di bulan Juli sebesar 1,37 persen. Selama periode Januari-Juli 2008 mencapai 8,85 persen, sedangkan year on year (Juli 2008 dibanding Juli 2007) tercatat sebesar 11,9 persen. (ddn/qom)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads