Paskah mengaku tidak akan mundur jika desakan mundur muncul karena tekanan politik dan opini publik yang digiring untuk pembunuhan karakter.
Demikian disampaikannya dalam keterangan pers di Kantor Bappenas, Jalan Taman Surapati, Jakarta, Senin (4/8/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Paskah yang merupakan politis Partai Golkar ini terlihat tenang menghadapi kasus tersebut. Nama Paskah, Menteri Kehutanan MS Kaban dan 50 anggota DPR lainnya periode 1999-2004 disebut menerima dana BI oleh saksi Hamka Yandhu dalam persidangan kasus BI di Pengadilan Tipikor.
Rencananya siang ini pukul 13.00 WIB Paskah akan memenuhi undangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk menjelaskan keterkaitannya di kasus tersebut.
"Nanti siang jam 1 saya dipanggil Pak Presiden SBY yang meminta klarifikasi, mungkin berdua sama Pak Kaban," ujarnya.
Baginya permintaan Presiden untuk klarifikasi ini sangat tepat sehingga Paskah merasa dirinya bisa menjelaskan substansi dari isu-isu yang berkembang selama ini baik di Pengadilan Tipikor maupun di media massa.
"Meskipun saya anggap yang berkembang di media massa saat ini masih dalam koridor positif," katanya.
(lih/ddn)










































