RI dan Malaysia Atur Pasokan CPO

RI dan Malaysia Atur Pasokan CPO

- detikFinance
Selasa, 05 Agu 2008 14:02 WIB
RI dan Malaysia Atur Pasokan CPO
Jakarta - Indonesia dan Malaysia berniat mengatur pasokan CPO dunia untuk mendapatkan kestabilan harga yang dianggap layak.
Β 
Kedua negara ini merupakan dua produsen dan eksportir CPO utama dunia yang memasok 85% supply CPO dunia.
Β 
Menteri Perusahaan, Perladangan dan Komoditi Malaysia YB Datuk Peter Chin Fah Kuin menjelaskannya usai bertemu dengan Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro di Gedung Departemen ESDM, Jakarta, Selasa (5/8/2008).
Β 
"Pada masa ini kedua negara menjadi negara pengekspor sampai hampir 85% supply dunia. Makanya dengan adanya kerjasama dengan Indonesia, bisa berguna dalam hal supply dan demand untuk mencapai kepatutan harga," katanya.
Β 
Menurtnya, harga CPO saat ini masih terlalu rendah jika dibandingkan saingannya, yaitu kedelai. Harga CPO belakangan ini berada di kisaran US$ 827 per ton, sementara harga kedelai mencapai sekitar US$ 1000 per ton.
Β 
"Jadi saya rasa harga CPO ini masih big discount kalau dibandingkan kedelai. Harusnya discountnya tidak banyak-banyak lah, jadi gap dengan kedelai tidak jauh-jauh," katanya.
Β 
Meski begitu ia menolak jika dikatakan Malaysia dan Indonesia berusaha mengontrol harga CPO di pasaran dunia apalagi membentuk kartel. Baginya, yang dilakukan kedua pengekspor CPO terbesar ini sama dengan yang dilakukan pengekspor terbesar komoditi lainnya.
Β 
"Yang kita bisa lakukan membandingkan berapa stok di Malaysia dan berapa yang ada di Indonesia. Memang itu akan mempengaruhi harga," katanya.
(lih/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads