Penghematan Listrik Mal, Hotel dan Restoran di September

Penghematan Listrik Mal, Hotel dan Restoran di September

- detikFinance
Selasa, 05 Agu 2008 16:49 WIB
Penghematan Listrik Mal, Hotel dan Restoran di September
Jakarta - Penghematan listrik di hotel, pusat perbalanjaan dan perkantoran akan diterapkan mulai bulan September 2008. Penghematan pemakaian listrik akan mirip dengan pengalihan jam kerja di sektor industri.

Bedanya kalau untuk sektor industri penghematan dilakukan dengan mengalihkan jam kerjanya dua kali dalam sebulan, tetapi untuk mal, hotel dan perkantoran diminta untuk menggunakan genset pada jam 5 sore sampai jam 10 malam, 2 hari dalam seminggu.

Demikian disampaikan Direktur Jawa Bali Madura PLN Murtaqi Syamsuddin di sela acara kampanye hemat energi di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (5/8/2008)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pengaturan pengurangan beban untuk hotel mal dan perkantoran ini juga akan dibagi dalam kluster yang akan mendapatkan giliran untuk mengalihkan listriknya ke genset. Kita harapkan minggu ketiga bulan Agustus ini (aturan) bisa keluar sehingga awal September bisa dijalankan," ujarnya.

Dia menambahkan tidak semua hotel mal, dan perkantoran akan diminta untuk mengurangi bebannya, tapi hanya untuk golongan pelanggan B3 yakni industri dan bisnis di atas 200 kVA

Pngurangan beban dari sektor mal, perkantoran dan hotel ini ditargetkan mencapai 200 MW per harinya. Angka ini hampir sama dengan target pengurangan beban dari penghematan di sektor industri yang jumlahnya sekitar 150-200 MW.

Penghematan di Industri

Untuk pengalihan jam kerja industri menurutnya hingga hari ni sudah melibatkan 1.800 pelanggan sektor industri. PLN mengharapkan jumlah industri terus bertambah.

Penghematan listrik di industri akan diberlakukan sampai akhir 2009 setelah tambahan daya dari proyek pembangkit 10.000 MW mulai masuk di 2009 sebanyak 1.500 MW. (ddn/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads