Makanan tradisional yang menggunakan bahan-bahan lokal pun punya kesempatan untuk mempopulerkan diri mendampik makanan modern yang kebanyakan bahannya masih tergantung harga internasional.
Demikian disampaikan Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu dalam sambutan di pembukaan Bulan
Indonesia Kreatif di Balai Kartini, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (6/8/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bulan Indonesia Kreatif diikuti oleh 14 sub sektor industri kreatif. Pesertanya terdiri dari 39 pelaku usaha yang menggelar usahanya di Balai Kartini, 21 pelaku usaha yang menggelar usaha di Senayan City dan 31 pelaku yang mengggelar usaha di Mal Kelapa Gading.
Menurut Ibu Negara Ani Bambang Yudhoyono, pencanangan bulan kreatif sekaligus menandakan perubahan paradigma masyarakat mengenai industri kreatif. Ia mencontohkan, kalau dulu banyak orang tua yang tidak setuju anaknya menjadi seniman karena meragukan kesejahteraannya, kini tidak lagi.
"Kalau dulu orang tua melarang anaknya menjadi seniman karena dikhawatirkan tidak sejahtera secara ekonomi sekarang tidak perlu ditakutkan. Karena telah terbukti mereka mampu mandiri, bahkan menghasilkan tidak hanya menghasilkan jutaan tapi milyaran rupiah," ujarnya. (lih/ir)











































