1.300 Karyawan Merpati di-PHK, Kantor Pindah ke Makassar

1.300 Karyawan Merpati di-PHK, Kantor Pindah ke Makassar

- detikFinance
Kamis, 07 Agu 2008 16:25 WIB
1.300 Karyawan Merpati di-PHK, Kantor Pindah ke Makassar
Jakarta - Sebanyak 1.300 karyawan PT Merpati Nusantara akan di-PHK, sementara kantor pusatnya akan dipindahkan ke Makassar. Pemerintah akan menganggarkan dana tambahan hingga Rp 350 miliar.

Demikian disampaikan Menneg BUMN Sofyan Djalil usai rapat membahas nasib Merpati di kantor Presiden, Jakarta, Kamis (7/8/2008).

"Untuk restrukturisasi total ini kantor pusat Merpati pindah ke Makassar. Pada 1.300 karyawan di adakan golden shakehand. Untuk pilot tidak termasuk dan yang tidak dibutuhkan akan dikerjasamakan ke Garuda dan maskapai lain yang membutuhkan," jelas Sofyan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bagi pilot yang akan dipindahkan tersebut nantinya akan ada pelatihan untuk penyesuaian kemampuan, yang pelaksanaannya akan dilakukan secara business to business.

"Jadi tidak ada golden shake hand untuk pilot," tegasnya.

Untuk restrukturisasi ini pemerintah sediakan dana tambahan Rp 350 miliar. Pemerintah tidak bersedia menyebutkan darimana sumber dana penyelamatan Merpati itu.

"Sumber dananya adalah, pokoknya Merpati selamat dan bisa kembali menghubungkan NKRI," tegasnya.

Menurut Sofyan, uang itu akan dicairkan oleh Menkeu pada pekan depan. Dengan demikian golden shakehand karyawan bisa segera dilakukan akhir bulan ini.

"Sebanyak Rp 220 miliar dari Rp 350 miliar itu untuk golde shakehand. Sisanya untuk modal kerja yaitu revitalisasi pesawat yang grounded sehingga dapat terbang lagi," tambah Sofyan.

Sementara Dirut Merpati yang baru, Bambang Bhakti mengatakan, jumlah pesawat Merpati yang beroperasi kini tinggal 19 dari jumlah sebelumnya 90 pesawat.

"Maka artinya ada kelebihan karyawan yang besar sekali. Dengan beban sebesar itu bagaimana kita mau cari uang? Maka saya harap karyawan juga berbesar hati agar Merpati bisa terbang lagi," ujarnya.

"Pesawat yang akan kita revitalisasi adalah jenis twin otter. Untuk pilot, mereka nanti tetap orang merpati yang ditempatkan di Garuda," tambah Bambang yang baru saja dilantik sebagai Dirut ini. (qom/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads