Ekonomi 2009 Lebih Stabil

Ekonomi 2009 Lebih Stabil

- detikFinance
Sabtu, 09 Agu 2008 21:55 WIB
Ekonomi 2009 Lebih Stabil
Jakarta - Situasi ekonomi pada tahun 2009 diperkirakan akan membaik dibandingkan ekonomi pada 2008. Perekonomian global di 2009 akan lebih stabil, sehingga pemerintah optimistis dapat menjaga pertumbuhan ekonomi.

Hal tersebut disampaikan Ekonom Badan Kebijakan Fiskal Depkeu Sunarsip dalam diskusi mengenai sosialisasi UU Perbankan Syariah di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta, Sabtu (9/8/2008).

"Kita lebih optimis di 2009, proyeksi dari IMF lebih bagus untuk 2009 ini, apalagi pemerintah AS sudah melakukan berbagai perbaikan untuk sektor keuangannya untuk memulihkan kembali tingkat konsumsi," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berkaitan dengan penurunan harga minyak dunia yang kini sudah menyentuh US$ 115 per barel, Sunarsip mengatakan bahwa pemerintah akan tetap menggunakan asumsi US$ 130 per barel untuk RAPBN 2009.

"Meskipun harga minyak turun, tapi tidak ada yang bisa memprediksikan sampai berapa jauh penurunan ini terjadi, karena itu kita memakai angka tersebut," ujarnya.

Untuk defisit, Sunarsip juga mengatakan sulit untuk menekan defisit di bawah 1,5% seperti yang telah diperkirakan pada perhitungan RAPBN 2009 ini. "Selain harga minyak, asumsi lainnya saya kira masih bisa dipertahankan," katanya.

Mengenai pemotongan anggaran, Sunarsip mengatakan untuk meningkatkan efisiensi pemotongan anggaran yang sifatnya operasional seperti biaya dinas dan juga biaya rutin yang tidak perlu tetap akan dilakukan. "Selama itu tidak berkaitan dengan belanja modal pemerintah," ucapnya.

Ditambahkannya, pemerintah juga akan meningkatkan program-program peningkatan kesejahteraan masyarakat. "Seperti KUR (Kredit Usaha Rakyat), pemerintah akan terus m (dnl/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads