Hal tersebut disampaikan Ekonom Badan Kebijakan Fiskal Depkeu Sunarsip dalam diskusi mengenai sosialisasi UU Perbankan Syariah di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta, Sabtu (9/8/2008).
"Kita lebih optimis di 2009, proyeksi dari IMF lebih bagus untuk 2009 ini, apalagi pemerintah AS sudah melakukan berbagai perbaikan untuk sektor keuangannya untuk memulihkan kembali tingkat konsumsi," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Meskipun harga minyak turun, tapi tidak ada yang bisa memprediksikan sampai berapa jauh penurunan ini terjadi, karena itu kita memakai angka tersebut," ujarnya.
Untuk defisit, Sunarsip juga mengatakan sulit untuk menekan defisit di bawah 1,5% seperti yang telah diperkirakan pada perhitungan RAPBN 2009 ini. "Selain harga minyak, asumsi lainnya saya kira masih bisa dipertahankan," katanya.
Mengenai pemotongan anggaran, Sunarsip mengatakan untuk meningkatkan efisiensi pemotongan anggaran yang sifatnya operasional seperti biaya dinas dan juga biaya rutin yang tidak perlu tetap akan dilakukan. "Selama itu tidak berkaitan dengan belanja modal pemerintah," ucapnya.
Ditambahkannya, pemerintah juga akan meningkatkan program-program peningkatan kesejahteraan masyarakat. "Seperti KUR (Kredit Usaha Rakyat), pemerintah akan terus m (dnl/qom)











































