Demikian disampaikan Dirut PT PLN (persero) Fahmi Mochtar disela apel Pencanangan Gerakan Hemat Energi dan Air Nasional di Monas, Jakarta, Minggu (10/8/2008).
"ASEAN itu kita lihat potensi power grid di kawasan ASEAN secara menyeluruh. Antara lain kita melakukan studi kelayakan dan sedang ditindaklanjuti untuk penarikan transmisi antara Peninsula Malaysia dengan Sumatera 150 KV dan interkoneksi transmisi 150 KV Batam-Singapura," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Fahmi mencontohkan, pada siang hari Sumatera bisa mengirimkan listrik Peninsula yang sedang beban puncak. Sementara pada malam hari, giliran Peninsula yang memberi pasokan tambahan listrik untuk Sumatera yang sedang beban puncak.
Kesepakatan kerjasama ini dimatangkan kedua negara pada "26 ASEAN Official Meeting of Energy" yang digelar di Bangkok pada 7-8 Agustus lalu.
Untuk pembangunan interkoneksi Malaysia, PLN akan bekerjasama dengan Tenaga Nasional Berhard. Dari hasil feasibility study proyek tersebut akan menelan dana hingga US$ 800 juta.
Sementara itu, untuk proyek Indonesia-Singapura, PLN akan bekerjasama dengan Public Utility Board. Namun proyek ini baru sampai pada tahap penandatanganan MoU.
(lih/qom)











































