Dalam dua hari terakhir ini, warga Pekanbaru kembali mengeluhkan kondisi pemadaman listrik yang dilakukan PLN Wilayah Riau. Jika sebelumnya durasi pemadaman dilakukan 3 jam dalam sehari, kini jadwal pemadaman justru bertambah 3 jam lagi.
Pemadaman bergilir ini juga tidak tentu jadwalnya. Kadang pemadaman dilakukan 3 jam diwaktu pagi. Selanjutnya, tiga jam lagi dilalukan pada malam hari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Warga di Kecamatan Tampan malah mengeluhkan jadwal pemadaman lebih dari 6 jam. Imron Husein warga Jl Soebrantas Tampan, menyebutkan, sehari yang lalu pemadaman di lokasi perumahannya malah sempat 9 jam.
"Bagaimana kita tidak muak lihat PLN ini. Dari pemadaman 3 jam, ditempat kami ini malah 9 jam. Kadang pemadaman dilakukan pagi hari sampai sore. Besoknya lagi pemadaman dilakukan sore sampai pergantian waktu," ketus Imron.
Sedangkan pihak PLN Wilyah Riau dalam pengumumannya di sejumlah media massa lokal, menyebutkan, bahwa pemadaman hanya dilalukan 3 jam dalam sehari. Hal itu dimungkinkan, karena kondisi turbin di PLTU Ombilin Sumatera Barat (Sumbar) masih dalam perbaikan.
Disamping itu, kekurangan daya lsitrik yang terjadi saat ini, juga disebabkan, sejumlah bendungan PLTA baik di Sumbar dan Riau mengalami penurunan debit air di musim kemarau ini. Kondisi kekurangan debit air di sejumlah waduk itu, menyebabkan penurunan energi listrik untuk wilayah Sumbar dan Riau. (cha/qom)











































