Harga Minyak Turun Lagi

Harga Minyak Turun Lagi

- detikFinance
Selasa, 12 Agu 2008 06:59 WIB
Harga Minyak Turun Lagi
New York - Setelah sempat 'memanas' karena konflik di Georgia, harga minyak mentah dunia kembali turun. Saham-saham di Wall Street pun kembali menguat.

Pada perdagangan Senin (11/8/2008) di New York, kontrak utama minyak jenis light ditutup naik 75 sen ke level US$ 114,45 per barel. Harga minyak bahkan sempat menyentuh level terendah di US$ 112,72 per barel. Sementara minyak jenis Brent turun 66 sen ke level US$ 112,67 per barel.

Penurunan harga minyak terjadi setelah China mengumumkan surprise penurunan harga minyak hingga 7% selama Juli ke level terendah dalam 7 bulan. Ini adalah penurunan tertajam secara bulanan sejak Januari 2005.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penurunan tajam impor China ini sekaligus menambah keragu-raguan pasar akan seberapa besar jumlah permintaan minyak dunia. Penurunan konsumsi sebelumnya juga terjadi di AS, menyusul terjadinya krisis finansial yang menggerus belanja konsumen.

"Saya kira sentimenya adalah perubahan di China --- dimana kemungkinan tidak akan tumbuh pada tingkat yang sama dengan beberapa tahun terakir --- dan gambaran-gambaran yang terjadi pagi ini membuktikannya," jelas James Crandell, analis dari Lehman Brothers seperti dikutip dari Reuters, Selasa (12/8/2008).

Harga minyak sejak awal tahun 2008 terus menanjak dan mencapai rekor tertinggi US$ 147 per barel pada 11 Juli lalu, akibat berbagai data yang menyatakan peningkatan permintaan terutama dari negara berkembang dan juga AS sebagai konsumen terbesar.

Namun harga minyak selanjutnya terus merosot sejak rekor tertinggi itu. Selain karena turunnya permintaan, harga minyak juga tersupport oleh penguatan dolar AS atas euro sejak pekan lalu.

Konflik di Georgia yang semula sempat membuat harga minyak naik hingga 1 dolar tak lagi menjadi sentimen besar di pasar pada perdagangan kemarin. Para pialang minyak terus menekan harga minyak ditengah memanasnya konflik di Georgia dan juga gangguan produksi di Turki.

Turunnya harga minyak itu langsung membuat saham-saham di bursa Wall Street kembali bergairah. Indeks Dow Jones ditutup naik 48,03 poin (0,41%) ke level 11.782,35, Nasdaq naik 25,85 poin (1,07%) ke level 2.439,95 dan S&P naik 9 poin (0,69%) ke level 1.305,32.

"Setiap saat harga minyak turun, harga saham akan naik pada saat itu juga. Namun harga minyak tidak akan turun setiap hari dengan adanya berbagai faktor geopolitik," ujar Joe Saluzzi, co-manager Themis Trading.

(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads