Ekspor 6 Perusahaan Batubara Distop

Ekspor 6 Perusahaan Batubara Distop

- detikFinance
Selasa, 12 Agu 2008 12:17 WIB
Ekspor 6 Perusahaan Batubara Distop
Jakarta - Pemerintah menghentikan kegiatan ekspor 6 perusahaan batubara. Penghentian ekspor itu dilakukan karena mereka menjual batubara dengan harga yang dinilai terlalu rendah. Penghentian eskpor dilakukan mulai Juli 2008.

6 Perusahaan itu adalah Antang Gunung Meratus dengan kapasitas 1,5 juta ton, Tanjung Alam Jaya 1,6 juta ton, Sumber Kurnia Buana 1,5 juta ton, PD Baramarta 4 juta ton, PT Kadya Caraka Mulia 0,5 juta ton, PT Bangun Buana Persada 0,4 juta ton.

Hal tersebut disampaikan Direktur Pengusahaan Batubara dan Mineral Departemen ESDM Bambang Gatot di sela Indo Mining and Energy di Hotel Shangri-La, Jalan Sudirman, Jakarta, Selasa (12/8/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penghentian ini dilakukan sampai perusahaan tersebut memperbaiki harga ekspor batubaranya. Saat ini baru 3 perusahaan yang sudah menyatakan mau mengubah harga ekspornya. Namun Bambang tidak menyebutkan nama perusahaan yang mau mengubah harga.

"Kemarin yang kita stop 6 perusahaan karena harganya terlalu kecil, tapi yang 3 sudah menyatakan mau mengubah harganya," ujarnya.

Sebelumnya pemerintah menyatakan akan mengevaluasi ulang seluruh kontrak ekspor batubara, terutama yang harganya masih rendah. Setelah itu pemerintah akan menetapkan patokan harga batubara yang akan dieskpor.

Bambang menjelaskan patokan harga yang akan digunakan pemerintah akan mengacu kepada Indonesia Coal Index (ICI). Namun untuk kepastian hukumnya dalam waktu dekat, pemerintah akan mengeluarkan aturan mengenai patokan harganya. (ddn/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads