Minyak Turun, Wall Street Turun

Minyak Turun, Wall Street Turun

- detikFinance
Rabu, 13 Agu 2008 07:07 WIB
Minyak Turun, Wall Street Turun
New York - Harga minyak turun lagi ke level US$ 113 per barel. Namun saham-saham di Wall Street justru menurun setelah bank-bank investasi mengeluarkan angka kerugian yang membuat saham-saham perbankan berjatuhan.

Harga minyak pada perdagangan Selasa (12/8/2008) di New York untuk minyak jenis light ditutup turun 1,44 dolar ke level US$ 113,01 per barel setelah sempat turun ke US$ 112,31 per barel, yang merupakan level terendah sejak 2 Mei. Sementara minyak jenis Brent juga turun 1,52 dolar ke level US$ 111,15 per barel.

Lanjutan penurunan harga terjadi setelah keluarnya data dari China yang menunjukkan bahwa impor minyak mentahnya turun hingga 7% ke level terendah dalam 7 bulan terakhir.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara Energy Information Administration melaporkan penurunan tajam permintaan minyak selama semester I-2008 hingga 800.000 barel per hari. Ini adalah angka penurunan terbesar sejak tahun 1982.

"IEA melaporkan penurunan terbesar dalam 26 tahun. Perlu banyak argumen untuk bullish, namun US$ 113 saya rasa tidaklah murah," ujar Kyle Cooper, analis dari IAF Advisor seperti dikutip dari Reuters, Rabu (13/8/2008).

Perdagangan minyak berjalan cukup bergejolak. Selain faktor data-data tersebut, pasar juga mencermati kondisi di Georgia karena negara tersebut merupakan negara kunci untuk titik transit ekspor migas dari Azerbaijan ke pasar negara-negara Barat.

Perusahaan minyak Inggris, BP sebelumnya mengumumkan telah menutup jalur popa di Georgia untuk mengantisipasi berkecamuknya perang di negara tersebut. Namun BP menyatakan bahwa minyak dan gas akan terus mengalur dari Laut Kaspia ke pasar negara-negara Barat melalui rute lain.

"Perhatian ke masalah geopolitik selalu memberikan dukungan yang baik untuk harga minyak dan berita ini harusnya bisa memberikan kelegaan kepada pasar tentang kekhawatiran ekspor dari Azeri ke pelabuhan di Georgia," ujar analis dari Sucden, Andrey Kryuchenkov seperti dikutip dari AFP.

Bursa Wall Street

Sayangnya, penurunan harga minyak itu tak lagi memberi pengaruh positif ke Wall Street. Investor justru kembali khawatir setelah bank-bank investasi ebsar mengumumkan besarnya angka kerugian.

Indeks Dow Jones melorot 139,88 poin (1,19%) ke level 11.642,47, S&P turun 15,73 poin (1,21%) ke level 1.289,59 dan Nasdaq turun 9,34 poin (0,38%) ke level 2.430,61.


(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads