Pasokan Air Turun, PLTA Saguling dan Cirata Terganggu

Pasokan Air Turun, PLTA Saguling dan Cirata Terganggu

- detikFinance
Rabu, 13 Agu 2008 11:41 WIB
Pasokan Air Turun, PLTA Saguling dan Cirata Terganggu
Jakarta - Sejak memasuki musim kemarau, debit air untuk Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) turun hingga 50%. Akibatnya, operasional PLTA di Jawa seperti PLTA Saguling dan PLTA Cirata pun menurun.

Dirjen Listrik dan Pemanfaatan Energi J Purwono menjelaskannya disela Rapat Koordinasi Departemen ESDM dengan TNI dalam rangka TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), di Gedung PLN, Jakarta, Rabu (13/8/2008).

"Debit air akhir-akhir ini memang menurun, sampai 50%. Di seperti di Sumatera sudah kering, di Jawa juga berpengaruh di Saguling dan Cirata," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun ia menjelaskan, tanpa adanya debit air yang turun sekalipun operasional PLTA memang tidak beroperasi secara penuh. Namun hanya sekitar 30-60% dari kapasitas normalnya saja. Itupun tidak beroperasi penuh 24 jam.

Tidak Ada Pemadaman

Meski mengalami penurunan debit air, Purwono menegaskan sejauh ini belum ada rencana pemadaman listrik di sistem Jawa Bali. Hal ini karena ada usaha penurunan beban di masyarakat sehingga tingkat kebutuhan listrik pun berkurang.

"Tidak ada pemadaman bergilir. PLN berusaha menaikkan supply, dan kita usahakan demand menurun," katanya.

Berdasarkan data statistik PLN tahun 2005, jumlah PLTA di Jawa sekitar 100 unit (skala besar & kecil) dengan total kapasitas 2.409 MW. Dari total kapasitas tersebut 1.116,20 MW dikelola oleh PT. Indonesia Power & 1.289,38 MW dikelola PT PJB. (lih/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads