Hal tersebut disampaikan Dirjen Migas Evita H Legowo disela Rapat Koordinasi Teknis antara Departemen ESDM dan TNI di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Rabu (13/8/2008).
"Kita usahakan lelangnya Oktober nanti. Sekarang sedang disiapkan. Tapi mungkin masih pakai kontrak yang lama, karena waktunya gak cukup untuk menyiapkan yang baru,"
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu pilihan jenis kontrak baru yang akan ditawarkan adalah kontrak tanpa mekanisme cost recovery.
Evita menambahkan, rencananya pemerintah akan menawarkan sekitar 30 blok migas baru. Jumlah ini sudah termasuk blok-blok migas yang belum diminati di proses lelang sebelumnya.
Coal Bed Methane
Selain itu, Evita juga menyatakan, dua kontrak Coal Bed Methane (CBM) akan segera ditandatangani."Akan ada dua kontrak CBM lagi yang akan diteken dalam waktu dekat. Sudah siap, tinggal tunggu waktu Menteri (ESDM), karena kalau tandatangan harus ada Menterinya," kata Evita.
Meski tidak menyebutkan perusahaan yang akan meneken kontrak CBM tersebut, Evita menyatakan lokasi pengembangan CBM berada di Sumatera Selatan dan Kalimantan. (lih/ddn)










































