Hal ini disampaikan oleh menneg PPN/Kepala Bappenas Paskah Suzetta dalam acara peluncuran buku evaluasi 3 tahun pelaksanaan RPJMN 2004-2009 di Kantor Pusat Bappenas, Jalan Diponegoro, menteng, Jakarta, Kamis (14/8/2008).
"Meski jumlah pengangguran dan tingkat kemiskinan tiap tahun menurun, akan tetapi penurunannya belum sesuai dengan harapan," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk percepatannya pemerintah akan mensinergikan beberapa program terkait dengan penurunan kemiskinan dan penciptaan lapangan kerja, seperti program PNPM Mandiri dan juga Program Keluarga Harapan yang diharapkan dapat lebih menekan pengangguran dan kemiskinan," tuturnya.
Data Bappenas mengenai tingkat pengangguran dipaparkan paskah, pada 2007 (Agustus) tingkat pengangguran sebesar 9,11%, sedangkan kemiskinan 16,58%. Lalu pada 2008 (Februari) tingkat pengangguran 8,46% dan tingkat kemiskinan 15,42%.
Pemilu
Paskah juga mengatakan agenda pelaksanaan Pemilu di 2009 merupakan tantangan terberat pada tahun terakhir masa pemerintahan SBY-JK untuk bisa menggelar pesta demokrasi yang jujur dan adil.
"Tantangan terbesar pemerintahan ini untuk 2009 adalah melaksanakan Pemilu yang aman, demokratis, jujur dan adil," katanya.
Paskah mengatakan untuk dapat mencapai hasil tersebut pemerintah menyediakan anggaran keamanan pemilu yang nilainya lebih besar dibandingkan dengan pelaksanaan Pemilu 2004.
"Anggaran tersebut untuk menjamin keamanan Pemilu seperti untuk Polri, TNI dan juga intelijen, serta menjamin juga agar proses demokratis, jujur dan adil pada Pemilu nanti bisa berjalan dnegan baik. Mudah-mudahan hal ini bisa terwujud dengan optimal," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut Paskah juga menjelaskan beberapa pencapaian yang telah diraih oleh pemerintah pada 3 tahun terakhir ini dalam pelaksanaan RPJMN 2004-2009.
"Dari sisi birokrasi, telah memperlihatkan berkurangnya secara nyata praktek korupsi di tubuh birokrasi," katanya.
Dalam hal birokrasi ini, Paskah mengatakan telah terciptanya sistem kelembagaan dan ketatalaksanaan pemerintah yang bersih dan efekstif. "Hal ini akan terus kita tingkatkan dalam rangka birokrasi yang bersih," ujarnya.
(dnl/ddn)










































