Demikian dikatakan oleh deputi bidang neraca dan analisa statistik BPS, Slamet Sutomo dalam jumpa pers pertumbuhan ekonomi di gedung BPS, Jalan Sutomo, Jakarta, Kamis (14/8/2008).
"Kondisi ekonomi kuartal II lebih tinggi dari kurtal I, secara Q to Q di kuartal II pertumbuhan ekonomi 2,44% jadi memang itu sudah seperti yang dikatakan banyak pihak, dibandiang kuartal I yang hanya 2,19%," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tapi yang paling tinggi adalah laju pertumbuhan ekspor yang kontribusinya mencapai 108% terhadap laju pertumbuhan. "Jadi boleh dibilang Indonesia bertumnuh dari ekspor," katanya.
(ir/ddn)











































