"ASEAN-India FTA kalau dengan Indonesia sudah selesai targetnya keputusan finalnya selesai 24 Agustus 2008, untuk CPO bea masuknya 37,5% sedangkan RPO 45%, dulu bound-nya 80%," kata Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu Usai Pertemuan dengan para atase perdagangan di Hotel Aryaduta, Jakarta, Kamis (14/8/2008).
Dirjen Kerjasama Perdagangan Internasional Gusmardi Bustami mengatakan untuk selanjutnya kesepakatan ini akan ditandatangani di Singapura dalam pertemuan semua delegasi negara-negara ASEAN dengan delegasi India pada tanggal 24 Agustus 2008.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
India selama ini dikenal sebagai negara yang sangat hati-hati dalam menerapkan bea masuk untuk semua produk, termasuk produk-produk sawit. Bahkan ada beberapa produk tertentu yang dikenakan bea masuk hingga diatas 100%.
Sebelumnya India telah menaikan bea masuk CPO dari 65% menjadi 80%, bahkan bukan hanya itu, India telah melakukan penurunan harga patokan pembelian CPO. Hal ini ditempuh pemerintah India untuk melindungi petani sawit di negara hindustan tersebut.
(hen/qom)










































