Demikian disampaikan oleh Ketua Umum Kadin MS Hidayat usai acara pidato nota keuangan dan RAPBN 2009 oleh Presiden SBY di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Jumat (15/8/2008).
"Yang saya akui dari pemerintah indikator ekonomi makro bagus devisa naik, pertumbuhan asumsi di atas 6% kalau bisa itu luar biasa saya kira itu luar biasa di tengah ekonom global yang tidak baik," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena untuk meningkatkan pertumbuhan 6% itu berarti investasi harus masuk. Investasi antara lain infrastruktur kita yang miskin itu yang kurang, yang lainnya oke, kecuali itu," kata Hidayat.
Kadin juga menyampaikan apresiasi terhadap pencapaian cadangan devisa sebesar US$ 60 miliar, untuk pertama kalinya.
"Tapi kita perlu lihat US$ 60 miliar berupa investasi yang masuk atau ekspor kita yang tinggi bukan didominasi oleh arus hot money yang masuk untuk membeli saham karena itu gampang keluar juga," pungkasnya. (qom/ir)










































