"High cost karena birokrasi sekarang jauh lebih clean. Malah karena terlalu clean jadi lambat," kata Kalla ketika ditanya wartawan soal masih tingginya biaya ekonomi, usai sholat Jumat di kantor wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (15/8/2008).
Pernyataan wapres ini menggambarkan lambatnya proses pengurusan dokumen di pelabuhan yang kini pemeriksaannya lebih ketat usai diperiksa KPK beberapa waktu lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Infrastrukturnya yang belum, tapi kalau sudah, itu tidak ada lagi. Sekarang jalan tol lagi mulai dibangun dimana-mana. High cost karena listrik mati sekarang sudah mulai teratasi," kata Kalla.
Mengenai masih minimnya anggaran infrastruktur di RAPBN 2009, menurut Kalla jangan dilihat seperti itu. "Anggaran infrastruktur tidak semua di APBN. Tapi di sektor-sektor swasta dijamin pemerintah," katanya.
Untuk dana sebesar Rp 93 triliun itu lebih banyak untuk pembangunan airport, telekomunikasi, listrik, yang sebenarnya jauh lebih besar dari APBN langsung.
"4 Bidang saja yang kita lihat jalan tol, listrik, pelabuhan dan telepon itu bisa mendekati Rp 200 triliun," katanya. (ir/ddn)











































