Tarif Listrik Rumah Mewah Segera Naik

Tarif Listrik Rumah Mewah Segera Naik

- detikFinance
Jumat, 15 Agu 2008 18:27 WIB
Tarif Listrik Rumah Mewah Segera Naik
Jakarta - Pemerintah berencana menetapkan tarif listrik pelanggan rumah mewah sesuai harga keekonomian untuk golongan pelanggan 6.600 VA ke atas pada 2009. Hal ini dilakukan sebagai langkah untuk mengurangi subsidi listrik pada 2009.

Demikian disebutkan dalam dokumen RAPBN 2009 yang diperoleh detikFinance, Jumat (15/8/2008). Saat ini pelanggan golongan 6.600 VA ke atas baru terkena kebijakan tarif insentif dan disinsentif

Pelanggan dengan kapasitas 6.600 VA ini merupakan pelanggan rumah mewah, namun industri tidak termasuk dalam golongan ini. Industri selama ini sudah menggunakan hitungan tarif Dayamax.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun bukan berarti pelanggan di bawah 6.600 VA bisa tenang-tenang saja. Sementara pelanggan dengan daya di bawah 6.600 VA akan terkena perluasan kebijakan tarif insentif dan disinsentif.

Langkah lain adalah penerapan diversifikasi tarif regional seperti Batam, dan Karahan pada daerah-daerah lain.

Pengendalian Subsidi BBM


Sementara untuk pengendalian subsidi BBM di 2009 ditempuh dengan alternatif kebijakan antara lain menetapkan besaran subsidi BBM sesuai UU APBN dengan toleransi alokasi maksimum sampai harga ICP (Indonesia Crude Price) rata-rata US$ 160 per barel dalam setahun dari realokasi cadangan risiko fiskal.

Langkah pemerintah untuk menekan konsumsi BBM pada 2009 antara lain dengan konversi minyak tanah ke elpiji, subtitusi sebagian BBM dengan biofuel terutama bioethanol. Lalu konversi bahan bakar yang digunakan pembangkit listrik terutama dari program 10 ribu MW.

Selain itu juga mendorong agar industri pertambangan untuk memakai BBM non subsidi dan peningkatan perpajakan untuk daerah,

"Kita harapkan dengan adanya peningkatan perpajakan ini bisa mendorong efisiensi pemakaian bermotor," ujar Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro di Gedung Depkeu, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Jumat (15/8/2008). (ddn/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads