Program BLT digulirkan pemerintah mulai Juni 2008 sebagai dampak kenaikan BBM pada 24 Mei 2008 sebesar 28%. Program BLT besarnya Rp 100 ribu per bulan yang dibayarkan langsung tiga bulan. Sebanyak 19,12 juta keluarga miskin di 33 provinsi menerima BLT sebesar Rp 14,17 triliun untuk jatah Juni-Desember 2008.
"Program BLT 2008 yang dilakukan pemerintah hanya kompensasi kenaikan BBM. Pada tahun 2009 harus segera diganti dengan sistem yang lebih canggih," kata ekonom Bambang Sumantri Brojonegoro yang juga menjabat Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia, dalam diskusi di Warung Daun, Jalan Pakubuwono, Jakarta, Sabtu (16/8/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karena BLT yang ada sekarang ini sifatnya hanya temporer darurat bukan untuk jangka panjang. Untuk ke depannya masyarakat seharusnya bisa langsung menerima manfaat subsidi dari pemerintah," kata Bambang. (ir/ir)











































