Minyak Naik ke US$ 115

Minyak Naik ke US$ 115

- detikFinance
Senin, 18 Agu 2008 15:12 WIB
Minyak Naik ke US$ 115
Jakarta - Harga minyak mentah dunia kembali naik dipicu oleh munculnya badai tropis Fay yang dikhawatirkan menuju ke fasilitas perminyakan di Teluk Meksiko.

Di pasar Asia pada perdagangan Senin (18/8/2008), kontrak utama New York untuk minyak jenis light pengiriman September naik 1,23 dolar ke level US$ 115 per barel. Pada akhir pekan lalu, kontrak ini turun 1,24 dolar ke level US$ 113,77 per barel.

Sementara minyak jenis Brent pengiriman Oktober ditutup naik 1,37 dolar ke level US$ 113,92 per barel. Kontrak ini pekan lalu juga turun 1,13 dolar ke level US4 112,55 per barel.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Badai tropis Fay membawa risiko produksi minyak dan gas di Teluk itu. Jadi badai itu telah memberikan dukungan pada harga," ujar Victor Shum, analis dari Purvin and Gertz di Singapura seperti dikutip dari AFP.

Shum menambahkan, selain karena kekhawatiran akibat badai, aksi beli pada perdagangan awal pekan ini dikarenakan pasar sedikit 'oversold' pada Jumat lalu.

Pada pekan lalu harga minyak setelah OPEC menurunkan proyeksi pertumbuhan perminyakannya karena melemahnya perekonomian dunia. OPEC yang menguasai 40% produksi dunia merevisi pertumbuhan permintaan dunia pada tahun 2008 menjadi 1,17% dari 1,20% sebelumnya.

Namun Shum mengatakan, harga minyak dapat kembali naik akibat menguatnya dolar AS. Penguatan dolar AS akan membuat komoditas yang umumnya berdenominasi dolar menjadi lebih mahal.

(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads