Chavez Bekukan Anak Usaha Cemex

Chavez Bekukan Anak Usaha Cemex

- detikFinance
Selasa, 19 Agu 2008 07:25 WIB
Chavez Bekukan Anak Usaha Cemex
Caracas - Presiden Venezuela Hugo Chavez yang 'gemar' melakukan nasionalisasi harus gigit jari. Niatnya mengambil alih perusahaan semen milik Cemex tak berlangsung mulus. Chavez pun membekukan unit usaha perusahaan semen Meksiko tersebut.

Pemerintah Venezuela selanjutnya akan mengambil kontrol seluruh pabrik dan kantor-kantor yang dimiliki oleh Cemex. Keputusan itu dilakukan setelah Venezuela gagal mencapai kesepakatan untuk melakukan nasionalisasi dengan membeli saham Cemex.

Pemerintah Venezuela menyatakan, mereka gagal mencapai kesepakatan untuk membeli mayoritas saham milik Cemex dan menuding perusahaan semen Meksiko yang mendunia itu minta harga terlalu tinggi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami mengkalkulasi nilai yang mereka minta karena sudah terlalu tinggi diatas nilai sesungguhnya," ujar Wakil Presiden Ramon Carrizalez seperti dikutip dari Reuters, Selasa (19/8/2008).

Carrizalez menyatakan, Cemex meminta US$ 1,3 miliar untuk unit operasionalnya di Venezuela itu.

Sementara Venezuela juga berniat membeli perusahaan-perusahaan semen lainnya yang beroperasi di negaranya. Venezuela menawar 85% pabrik semen Holcim senilai US$ 552 juta, dan 89% saham anak usaha Lafarge senilai US$ 267 juta.

"Lafarge sedang bekerja untuk melindungi kepentingan pemegang saham dan stafnya sebaik mungkin," jelas juru bicara Lafarge tanpa mau berkomentar lebih jauh. Sementara Holcim dan Cemex belum bersedia memberikan komentar lebih jauh.

Presiden Chavez sejauh ini sudah melakukan nasionalisasi bank milik grup perusahaan Spanyol, Santander. Chavez juga mengusir ExxonMobil dan ConocoPhillips karena kedua perusahaan minyak itu telah menolak untuk menyerahkan 60% saham di ladang minyaknya di Venezuela kepada BUMN minyak Petroleos de Venezuela SA (PDVSA). (qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads