Menurut Dirut Pertamina Ari Soemarno, kedua perusahaan itu sudah melakukang perundingan dengan Pertamina. Namun Pertamina hingga saat ini masih berencana fokus pada kerjasamanya dengan Shell yang tengah berjalan.
"Kita sudah bahas (kerjasama aviasi) dengan BP, juga Chevron menawarkan. Tapi sementara ini kita masih concern dengan Shell," kata Ari disela pembukaan Laboratory Expo di Gedung Pertamina, Jakarta, Selasa (19/8/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan kerjasama ini, maka pelanggan Shell yang biasa mengisi di Singapura bisa dilayani Pertamina juga ingin mengisi di Indonesia.
Demikian sebaliknya jika pelanggan Pertamina ingin mengisi di Singapura, maka bisa dilayani Shell.
"Kalau yang biasa ngisi di Shell, saat di Indonesia bisa kita layani. Nanti ditagihkan ke Shell," ujar VP Pertamina Aviasi Iqbal Hasan.
Ari menambahkan, pihaknya memilih fokus pada kerjasama dengan Shell karena Shell menguasai 52% pasar avtur dunia.
Sehingga kerjasama mereka bisa mendongkrak pamor Pertamina di mata dunia. Kedepannya, Pertamina dan Shell akan mengembangkan kerjasama mereka ke bandara di kota besar Indonesia lainnya seperti Medan dan Surabaya.
(lih/ddn)











































