Harga terkini untuk ayam broiler Rp 22.000 sampai Rp 25.000 per kg, sedangkan untuk telur Rp 12.000 sampai Rp 15.000 per kg.
Demikian dikatakan oleh Ketua Forum Masyarakat Perunggasan Indonesia (FMPI) Don P. Utoyo kepada detikFinance, Senin malam (18/8/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari sisi stok produk ayam dan daging untuk kebutuhan dalam negeri sangat cukup untuk mengimbangi permintaan lebaran dan puasa," ujar Don.
Ia mengatakan untuk ayam broiler konsumsi nasional mencapai 2,5 juta sampai 3 juta ekor per hari atau untuk Jabodetabek 0,8 juta sampai 1 juta ekor perhari, yang menurutnya permintaan yang bertambah ini dapat diimbangi produksi yang cukup.
"Pola serapan 1 minggu pra-puasa naik 5-10%, jelang lebaran hanya 1 sampai 3 hari saja 100% sampai 150% diatas normal. Stock Cukup !," ungkapnya.
Menurut Don, harga ayam dan telur sebelum puasa bisa naik 5% sampai 10%, sedangkan sebelum lebaran bisa naik 10% sampai 20%. Kenaikan harga ini karena siklus tahunan sebagai kompensasi tunjangan hari raya bagi PNS, Karyawan dan lain-lain.
"Pelaku peruggasan selalu diterpa gejolak pakan, bibit,listrik, minyak tanah pemanasn sulit, ongkos transport, pasar lesu karen daya beli lemah," keluhnya.
Sedangkan untuk telur, daya serap nasional 2,8 juta sampai 3,2 juta ton perhari khusus, untuk Jabodetabek, 1,5 sampai 2 juta ton perhari.
Don memperkirakan kenaikan harga dan permintaan pun akan terjadi pada produk diluar unggas tetapi masih menjadi kebutuhan utama tradisi lebaran, yaitu akan terjadi kenaikan permintaan 10% sampai 15% untuk kue kering menjelang puasa.
Sedangkan menjelang lebaran khususnya satu minggu sebelum lebaran akan terjadi kenaikan permintaan 20% sampai 25% untuk kue basah.
(hen/qom)











































