Setidaknya sudah ada 17 produsen tabung selama 2 minggu terakhir mengganggur (idle) karena tidak mendapatkan bahan baku.
"Bahan baku di Krakatau Steel numpuk mereka belum pada order (produsen tabung) karena dari Pertamina itu belum keluar repeat order (RO) atau semacam PO bulanan jadi nggak ada masalah duit, ini masalah administrasi Pertamina," ujar Direktur Logam Ditjen Industri Logam Mesin, Tekstil dan Aneka (ILMTA) IPutu Suryawirawan di gedung Departemen Perindustrian, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (19/8/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk itu ia meminta kepada perusahaan yang idle untuk bisa berkoordinasi untuk memanfaatkan kapasitas yang dimilikinya. "Tadi dibahas soal gudang Pertamina yang penuh, itu ada di pihak Pertamina kita tidak berani menduga-duga," kiranya.
Ia menambahkan sekarang ini kondisinya, bahwa bahan baku untuk tabung di Krakatau Steel cukup bahkan menumpuk, dan ia menjamin kalau Krakatau Steel akan tetap menyetok para produsen tabung.
"Yang kita hindarkan jangan ada kesan produsen nggak sanggup. Pabrikan tidak sanggup, persoalannya di Pertamina," ucapnya.
(hen/ddn)











































