Hasil survei kegiatan dunia usaha (SKDU) oleh Bank Indonesia seperti dikutip detikFinance, Kamis (21/8/2008), dengan jumlah responden sebanyak 2.435 perusahaan menunjukkan pada triwulan III-2008, para pengusaha masih memperkirakan akan terjadi ekspansi kegiatan usaha pada semua sektor ekonomi.
Ekspansi kegiatan usaha pada triwulan III-2008 diperkirakan akan sedikit lebih tinggi, yakni dari Saldo Bersih Tertimbang (SBT) 27,76% menjadi SBT 28,35%, sebagaimana pola ekspektasi kegiatan usaha. Peningkatan tersebut diperkirakan dipengaruhi oleh permintaan dalam negeri, pengaruh faktor musiman (bulan puasa pada September 2008) dan membaiknya situasi pasar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Faktor yang menyebabkan ekspansi kegiatan usaha pada periode laporan triwulan II-2008 antara lain: faktor permintaan yang meningkat, pengaruh pola musiman (liburan sekolah) dan faktor situasi pasar yang mendukung.
Sedangkan ekspansi usaha triwulan III-2008 diperkirakan terjadi pada semua sektor ekonomi, dengan sumbangan terbesar berasal dari sektor industri pengolahan (SBT 5,80%) diikuti sektor perdagangan, hotel & restoran (SBT 4,84%), sektor pertambangan & penggalian (SBT 4,27%), sektor pertanian, peternakan, kehutanan & perikanan (SBT 3,80%), sektor keuangan, persewaaan & jasa perusahaan (SBT 3,65%) dan sektor jasa-jasa (SBT 3,14%).
Dilihat dari subsektor ekonomi, seluruh subsektor pada triwulan III-2008 diperkirakan akan mengalami ekspansi usaha dengan sumbangan terbesar berasal dari subsektor perdagangan (SBT 4,41%), diikuti subsektor pertambangan minyak & gas bumi (SBT 3,37%) dan subsektor jasa pemerintahan umum (SBT 2,71%).
Situasi dunia usaha triwulan III-2008 adalah:
Tenaga Kerja
Penggunaan tenaga kerja pada triwulan III-2008 diperkirakan akan mengalami peningkatan sebagaimana ditunjukkan oleh hasil SBT 9,93%, sedikit lebih tinggi dari SBT 9,54% pada triwulan II-2008. Peningkatan penggunaan tenaga kerja diperkirakan terjadi pada seluruh sektor ekonomi terutama pada sektor keuangan, persewaan & jasa perusahaan (SBT 2,13%), sektor industri pengolahan (SBT 2,03%), sektor perdagangan, hotel & restoran (1,41%), sektor pertanian, peternakan,kehutanan & perikanan (SBT 1,28%),dan sektor pertambangan & penggalian (SBT1,27%).
Harga Jual
Harga jual secara umum pada triwulan III-2008 diperkirakan masih akan mengalami peningkatan sebagaimana tercermin dari SBT sebesar 31,92%, lebih tinggi dibandingkan SBT 23,09% pada triwulan II-2008. Peningkatan harga jual tersebut diperkirakan terjadi pada seluruh sektor ekonomi yang disurvei. Tiga sektor ekonomi yang memberikan sumbangan cukup tinggi terhadap peningkatan harga jual pada triwulan III-2008 adalah sektor industri pengolahan (SBT 9,54%), sektor perdagangan, hotel & restoran (SBT 6,50%), dan sektor pertanian, peternakan, kehutanan & perikanan (SBT 5,18%). Subsektor perdagangan diperkirakan sebagai kontributor terbesar meningkatnya harga jual pada triwulan III-2008 (SBT 5,37%), diikuti oleh subsektor industri alat angkutan, mesin & peralatan (SBT 3,29%), subsektor minyak dan gas bumi (SBT 2,95%), dan subsektor tanaman bahan makanan (SBT 2,74%). (ir/qom)











































