Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu mengatakan asosiasi pengusaha minyak goreng sudah berkomitmen untuk menurunkan harga minyak goreng seiring dengan penurunan harga CPO.
"Penurunannya yang kita harapkan, apalagi penurunannya pas lebaran. Sekarangkan harga internasional US$ 800 per ton, intinya harusnya turun, karena dia bergeraknya mengikuti harga internasional," ujarnya di kantor Menko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Kamis (21/8/2008)..
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita masih tanya asosiasi, kalau sekarang Rp 10.000- Rp 11.000 per liter, terus sekarang penurunanya sampai US$ 800 per ton, berarti sekitar Rp 9.000 ya," katanya. Β
Hal yang sama juga dikatakan oleh Deputi Menko Perekonomian Bidang Pertanian dan Kelautan Bayu Krisnamurthi yang mengatakan dengan penurunan harga CPO ini maka harga minyak goreng juga harus turun.
"Dan saya melihat sudah ada tanda-tanda penurunan," ujarnya.
(dnl/qom)











































