Agen Elpiji Tolak Keras Kenaikan Harga

Agen Elpiji Tolak Keras Kenaikan Harga

- detikFinance
Minggu, 24 Agu 2008 16:30 WIB
Agen Elpiji Tolak Keras Kenaikan Harga
Jakarta - Kenaikan harga elpiji yang akan dilakukan PT Pertamina per tanggal 25 Agustus 2008 ditentang oleh beberapa pihak. Salah satunya dilayangkan oleh para agen elpiji.

"Jujur saja, saya sangat menolak kenaikan harga tersebut," ungkap Julie Harry Tobing, salah satu agen tabung elpiji ketika ditemui detikFinance di Jalan Bawal IV no 15, Jakarta Timur, Minggu (24/08/2008).

Ia mengeluhkan, dengan harga elpiji yang sekarang saja sudah mendapat banyak protes dari beberapa pelanggan setianya. "Baru beberapa waktu yang lalu sudah naik, masa sekarang mau naik lagi," keluhnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bahkan ada beberapa agen yang sudah mulai menaikan harga elpiji ukuran 12 kg menjadi Rp 72.000 per tabung. Padahal Pertamina sendiri baru akan menaikan harga elpiji Senin besok. Meski begitu, Julie memperkirakan pedagang akan tetap ikut menaikkan lagi harga tersebut pada Senin besok.

"Kalau saya masih nunggu dulu apakah bakalan jadi naik atau tidak," ungkapnya.

Julia mengaku, sampai saat ini isu kenaikan elpiji belum berpengaruh kepada daya beli konsumennya. Rata-rata dari mereka hanya mengeluhkan kebijakan pemerintah untuk kembali menaikkan harga elpiji.

Karenanya ia pun terkejut ketika mendengar pemerintah akan secara rutin menaikkan harga elpiji setiap bulan sebanyak Rp 500 per kilogram hingga mencapai batas keekonomian.

"Awalnya para pelanggan mungkin akan menerima dan membeli secara terpaksa karena memang butuh. Tapi lambat laun pasti mereka akan mencari alternatif lain seperti minyak tanah. Tapi kita semua tahu kalau minyak tanah di Jakarta sudah mulai langka," cetusnya.


(lih/lih)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads