Hal tersebut disampaikan Sekretaris Menneg BUMN M Said Didu di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (25/8/2008).
"Sekarang Pak Menteri tengah menunggu lelang underwriter dari BUMN tersebut, kalau itu sudah masuk, Menneg BUMN akan membuat PP, tapi PP harus ada persetujuan DPR dulu, maka dari itu pemerintah akan segera meminta DPR untuk membahas karena reses sudah selesai," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Direktur Keuangan PTPN VII Boyke Budiono di tempat yang sama menuturkan, PTPN VII tengah menyeleksi 5 underwriter. Namun Boyke enggan menyebutkan 5 calon underwriter itu. Diharapkan underwriter akan terpilih pada bulan September.
"Target pasar belum berubah, yaitu Rp 1,2- 1,5 triliun itu kalau pasar bagus, kalau pasar jelek, kita bersedia untuk menunggu," ujarnya.
Penunjukkan legal dan financial advisor akan dilakukan setelah underwriter ditunjuk perseroan.
(ddn/ir)











































