Pada semester I-2008 laba bersih Adhi Karya hanya Rp 10,382 miliar yang turun dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp 40,425 miliar.
Adhi Karya juga memerlukan modal besar sehingga berencana melakukan rights issue yang hingga kini belum mendapat persetujuan pemerintah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau dijual lebih baik ke PPA, karena PPA yang baru untuk menyehatkan, diambil sebagian saham. Tapi masih harus lihat kajian dulu untuk melihat kajian apakah untung atau tidak kepada kedua belah pihak, kalau pun akan dijual ke PPA, tetap harus menunggu PP dulu dari menteri," kata Said Didu di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (25/8/2008).
Menuru Said, salah satu fungsi PPA yang baru adalah untuk meresetrukturisasi atau menyehatkan BUMN yang sedang sakit.
"Nanti kalau pun misalnya si perusahaan sudah membaik bisa-bisa saja PPA mengembalikan sahamnya kepada BUMN yang bersangkutan, jadi tidak berubah," ujarnya.
(ddn/ir)











































