Hal tersebut Gubernur Papua Barnabas Suebu usai diterima Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (25/8/2008).
"Pabrik semen ini berbeda dengan tempat lain yang harus menambang. Disini sudah ditambang, menggunakan buangan limbah pasir dari tambang emas dan tembaga, tinggal ambil saja. Sedangkan kapur dan lain-lain sudah ada didekat situ," jelas Barnabas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekarang feasibility studies sedang dalam penyelesaian untuk kapasitas produksi lebih dari 1 juta ton. Nantinya semen ini akan kita gunakan untuk pembangunan jalan," jelasnya.
Berdasarkan penelitian dari ITB, kata Barnabas, penggunaan semen ini lebih kuat 2x lipat dari semen biasa untuk ketebalan jalan 25 cm. "Tapi harganya lebih murah 30%-50% dari semen biasa," imbuhnya.
Pemerintah bertekad untuk menyelesaikan pabrik semen tersebut setelah studi kelayakannya rampung. "Karena dananya sebagian juga sudah siap," pungkasnya.
(qom/ir)










































